Benjolan di Ketiak? Simak Dulu Informasi Penyebabnya Berikut


Apakah Anda pernah meraba ketiak dan merasakan adanya benjolan, Sahabat Ayu? Benjolan pada ketiak bisa terjadi tanpa Anda sadari, lho. Penyebabnya pun beragam, bisa jadi dipicu oleh berbagai jenis penyakit atau akibat dari kondisi tubuh Anda. Berikut informasi lengkapnya!

Penyebab benjolan di ketiak

Dilansir liputan6.com, ada beberapa penyebab benjolan di ketiak yang perlu Anda ketahui, Sahabat Ayu. Berikut di antaranya:

  • Infeksi bakteri

Infeksi bakteri dapat menjadi penyebab terjadinya benjolan berupa bisul pada ketiak Anda. Misalnya, karena Anda sering menggaruk atau mencabut bulu ketiak sehingga bakteri masuk melalui pori-pori dari folikel rambut.

  • Abses (penimbunan nanah)

Benjolan akibat abses biasanya akan terasa panas dan disertai dengan demam. Abses ini juga biasanya ketika diraba terasa sakit dan membutuhkan penanganan oleh dokter.

  • Alergi

Benjolan yang terasa gatal dapat disebabkan reaksi alergi terhadap makanan atau obat-obatan.

  • Virus

Benjolan di ketiak yang timbul bersamaan dengan penyakit yang sedang dialami, seperti cacar air, herpes zoster, atau AIDS.

  • Lipoma

Benjolan tidak sakit dan bertekstur lunak sering disebabkan oleh lipoma (kumpulan lemak antara otot dan kulit). Kondisi ini dapat disembuhkan dengan tindakan pembedahan jika mengganggu kenyamanan.

  • Kanker

Jika benjolan terasa keras dan tidak bergerak saat disentuh serta memiliki riwayat keluarga dengan kanker payudara, bisa jadi merupakan gejala awal dari kanker payudara. Anda juga perlu waspada dengan gejala awal dari kanker getah bening.

  • Hormon

Tak jarang Sahabat Ayu mengeluhkan adanya benjolan di ketiak saat sedang menstruasi. Ini adalah hal yang normal. Meski umumnya tidak berbahaya, Anda tetap tak boleh menyepelekan benjolan di ketiak. Segera periksakan diri jika benjolan makin besar, terasa sakit, atau timbul gejala lainnya seperti demam, batuk, dan sebagainya.

Benjolan di ketiak saat hamil

Apabila mengalami benjolan di ketiak saat hamil, Anda tidak perlu buru-buru merasa khawatir, Sahabat Ayu. Umumnya, benjolan di ketiak ini tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, apabila Anda merasa cukup khawatir, hindari spekulasi dan segeralah memeriksakan diri ke dokter.

Kunjungi dokter keluarga Anda atau dokter spesialis bedah untuk pemeriksaan lebih optimal. Melalui pemeriksaan tersebut, Anda dapat mengetahui hasilnya lebih akurat serta mendapat penanganan yang paling tepat. Berbagai perawatan yang akan Anda terima pasti mempertimbangkan kondisi kehamilan Anda sehingga Anda tidak perlu merasa terlalu khawatir karenanya.

Apakah berbahaya?

Benjolan pada ketiak ini umumnya bersifat wajar dan sering terjadi pada pria maupun wanita. Ketika ada benjolan pada ketiak, biasanya kondisi ini akan mereda sendirinya seiring dengan membaiknya kondisi kesehatan Anda. Namun, jika Anda merasakan benjolan di ketiak sakit, maka sebaiknya Anda segera lakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi Anda.

Umumnya, pemeriksaan terhadap kemungkinan lain dari penyebab terjadinya benjolan pada ketiak bermula dengan pertanyaan mengenai berbagai perubahan yang terjadi dan apakah ada rasa nyeri yang Anda alami. Biasanya, dokter juga akan bertanya mengenai kondisi Anda seperti sedang menyusui atau tidak. Ditambah pertanyaan seputar gejala lain yang menyertai benjolan dan memeriksa benjolan tersebut dengan menekan atau memijatnya dengan lembut.

Apabila dirasa kondisi Anda perlu pemeriksaan lebih lanjut, biasanya dokter akan merekomendasikan Anda:

  1. Memeriksa kadar sel darah merah dan putih dalam sistem tubuh melalui cek darah lengkap
  2. Melihat bentuk benjolan dengan lebih menyeluruh melalui mammografi
  3. Melakukan tes alergi
  4. Mengambil sampel jaringan benjolan untuk diperiksa di laboratorium dengan biopsi

Bagaimana cara menanganinya? 

Penanganan terhadap benjolan di ketiak ini bergantung pada faktor penyebabnya. Anda bisa menggunakan obat pereda nyeri dan mengompresnya dengan air hangat untuk meredakan rasa tidak nyaman. Biasanya, penanganan benjolan di ketiak tidak membutuhan penanganan yang khusus. Penanganan ini bisa Anda lakukan jika penyebabnya seperti virus, lipoma, dan fibroadenoma yang tidak terlalu berbahaya.

Infeksi virus biasanya akan mengecil sendirinya, sedangkan lipoma akan tetap ada namun tidak berbahaya. Jika terjadi akibat infeksi bakteri, bisa Anda tangani dengan antibiotik. Alergi juga bisa diatasi dengan obat anti alergi. Namun, apabila setelah dilakukan pemeriksaan dan diketahui benjolan terjadi akibat kanker, maka Anda perlu penanganan lebih serius mulai dari operasi, terapi radiasi, hingga kemoterapi.

 

Pastikan Anda selalu waspada. Pada kondisi-kondisi tertentu, benjolan di ketiak sebetulnya tidak selamanya berbahaya. Namun, jika Anda merasakan sakit dan tidak nyaman, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter ya, Sahabat Ayu.